HOME    
Nasional - Humaniraya - Metro - Ekbis - Mancanegara - Kesehatan - Iptek - Sketsa Muda - Entertainment - Sportif
Kosmopolitan - Etalase - Sosok - Keluarga - Fashion - Suplemen - Resensi - Kolom - Ruang Publik
Layan Publik - Aneka - Transportasi - Kursus/PLS - Agen - Iklan Baris - Harga-harga - Tentang Kami
MESIN PENCARI


   
 
Kasus ATM
Polri Amankan 5 Pejabat Bank

(05/02/2010 - 19:39 WIB)


Jurnalnet.com (Jakarta): Polisi sudah mengamankan lima pejabat bank terkait kasus pencurian dana nasabah di anjungan tunai mandiri (ATM). Sedang total pelaku pencuri ATM yang sudah diamankan polisi mencapai 37 orang.

Dua orang dari Bank BCA Bandung, masing-masing Arif Syaifudin dan AndribSetiawan. sedang tidak orang lainnya di tangkap di Hotel Alia Petambran Jakarta Pusat (Jakpus) yaitu Yudha, Deni dn Arif.

Kabareskrim Polri Komjen Pol Ito Sumardi membenarkan penangkapan beberapa pejabat bank itu. ''Polri terus mengembangkan penyelidikan terkait kasus pembobolan ATM ini,'' katanya di Jakarta, Jum'at (5/2).

Para pejabat bank yang berhasil diamankan itu berasal dari dua bank nasional, masing-masing Bank BCA dan Bank Danamon. ''Sejauh ini baru dari dua bank yang berhasil diidentifikasi dan diamankan polisi,'' jelas Ito.

Mereka itu ditangkap polisi pada 22 Janurai 2010 di tempat terpisah, maasing-masing di Bandung Jawa Barat dan Jakarta Pusat. Karena alasan penyidikan, baru sekarang disampaikan ke publik.

Tiga pelaku yang diringkus di Petamburan, aku Ito ditangkap usai melakukan aksinya membobol dana nasabah. Bersama mereka ikut diamankan laptop, skimer dan sejumlah uang tunai yang diduga hasil kejahatan.

Menurut dia, mereka itu pelaku pencurian baik di Bandung atau daerah lain di Indonesia. ''Orang bank itu setingkat manager dan mereka memberikan info mengenai nasabah yang mempunyai dana besar dan lokasi penting lainnya,'' kata Ito.

Selanjutnya, jaringan pencuri ATM yang sudah mempunyai nomor ATM dan PIN bisa membobol dana nasabah dari berbagai tempat bahkan di luar negeri. ''Kalau aksi pembobolannya dilakukan dari banyak tempat termasuk luar negeri,'' jelas Ito.

Buru Asia dan Eropa

Upaya pencarian pelaku pencurian ATM, pihak Polri sudah mengejar para pelaku sampai ke luar negeri. ''Kita kejar sampai di Asia dan Eropa,'' katanya tanpa merinci.

Aksi pembobolan dana ATM ini diduga melibatkan jaringan jaringan international yang beroperasi di beberapa negara. Data yang berhasil ditelusuri Polri, sebagian pelaku menarik dana nasabah dari luar negeri seperti Australia dan Canada.

Dikatakan Ito, para pelaku di Indonesia sebagian sudah diduga sudah lari ke luar negeri. ''Kepada mereka itulah aparat keamanan Indonesia terus memburunya,'' kilah dia.***(hel)
Print Print   Send Kirim Teman
 
 
 
Berita Lainnya:
  Pamen Polri dan Kontroversi Gus Dur
02 Februari 2010, 18:14 WIB
  Kerugian Nasabah Mencapai Rp5 Miliar Lebih
29 Januari 2010, 19:43 WIB
  Perlu Terobosan Radikal Presiden
28 Januari 2010, 16:24 WIB
  Aparat Polri Periksa Satu Orang Inisial F
25 Januari 2010, 04:21 WIB
  Kisah Pamen Polri dan Kontroversi Gus Dur
22 Januari 2010, 07:23 WIB
Berita Terkait:
 
 
 
  Arsip