HOME    
Nasional - Humaniraya - Metro - Ekbis - Mancanegara - Kesehatan - Iptek - Sketsa Muda - Entertainment - Sportif
Kosmopolitan - Etalase - Sosok - Keluarga - Fashion - Suplemen - Resensi - Kolom - Ruang Publik
Layan Publik - Aneka - Transportasi - Kursus/PLS - Agen - Iklan Baris - Harga-harga - Tentang Kami
MESIN PENCARI


   
 
Modifikasi Kapal Menjadi Three in One

(10/02/2009 - 15:43 WIB)


Jurnalnet.com (Jakarta): Dirut Pelni Jussabella Sahea mengatakan, selain meningkatkan pelayanan kepada penumpang, pihaknya akan mengoptimalkan angkutan kargo. Sejalan dengan dinamika pasar yang sudah beralih ke kontainerisasi, maka Pelni akan menyikapi dengan baik.

“Saat ini sudah beberapa kapal bisa mengangkut petikemas untuk angkutan kargo. Hasilnya bagus, untuk rute-rure tertentu seperti Batam-Jakarta atau beberapa daerah di kawasan timur Indonesia (KTI) petikemas selalu terisi penuh,” katanya menjawab pers, akhir pekan lalu.

Menurus Jus, sapaan akrab orang nomor satu di Pelni itu, mengangkut petikemas menjadi andalan utama untuk menutup masih rendahnya tingkat isian kapal (load factor) Pelni. “Mengangkut satu petikemas, setara dengan 100 penumpang kelas ekonomi. Kasus itu terjadi untuk rute Jakarta-Jayapura misalnya,” kata dia lebih lanjut.

Untuk mengantisipasi kenaikan pasar angkutan barang atau kargo domestik, jelas Jus, manajemen Pelni berencana untuk memodiifikasi kapal-kapal menjadi three in one. Artikal, satu kapal busa digunakan untuk mengangkut penumpang, barang serta petikemas. “Dengan begitu, satu kapal akan memberikan nilai tambah yang lebih,” kilah dia.

Kecenderungan ke depan, menurut Jus, permintaan angkutan barang dengan kapal laut di Indonesia terus meningkat. Dinamika pasar tersebut harus dimanfaatkan manajemen Pelni secara bijak. “Optimalisasi kapal sebagai alat produksi bagi Pelni harus segera dilakukan. Salah satunya dengan mengoptimalkan angkutan kargo itu,” tegasnya.***(hel)
Print Print   Send Kirim Teman
 
 
 
Berita Lainnya:
  Semarang Banjir, Jadwal Perbangan Kacau
10 Februari 2009, 06:38 WIB
  KA Memutar Jalur Selatan
09 Februari 2009, 18:53 WIB
  Tahun 2009, Bidik 700.000 Pemegang Kartu Kredit
09 Februari 2009, 16:52 WIB
  Revisi UU LLAJ Perbaiki Budaya dan Keselamatan Transportasi
06 Februari 2009, 18:07 WIB
  INDEF: UU Minerba masih Banyak Kontroversi
06 Februari 2009, 04:19 WIB
Berita Terkait:
  Tenggelamnya KM. Teratai Prima akumulasi kesalahan berjamaah
16 Maret 2009, 16:18 WIB
  Dephub Lambat Terbitkan PP UU Pelayaran
05 Maret 2009, 14:46 WIB
  Pelni Akan Garap Pasar Kargo Domestik
11 Februari 2009, 05:22 WIB
  Dephub Tetap Konsisten Pada Asas Cabotage
27 Januari 2009, 21:15 WIB
  Indonesia Ferry Bidik Pendapatan Rp740 Miliar
02 September 2008, 13:26 WIB
 
 
 
 
  Arsip