|
|
-
-
-
-
-
-
-
-
-
|
|
-
-
-
-
-
-
-
-
|
|
-
-
-
-
-
-
-
|
|
|
|
|
| |
|
|
|
| |
Draf Usulan kenaikn TDL sudah di Presiden
(29/01/2010 - 04:22 WIB)
Jurnalnet.com (Jakarta): Dirjen Listrik dan Pamanfaatan Energi (LPE) Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) J.Purwono mengatakan, tahun 2010 kemungkinan akan ada kenaikan tarif dsara listrik (TDL). Draf usulan kenaikan TDL sudah disampaikan ke Presiden Susilo Bambang Yhudoyono (SBY), tinggal teken. “Tapi, kapan akan diteken dan diajukan ke DPR untuk mendapatkan persetujuan, kita belum tahu,” katanya di Jakarta, Kamis (28/1).
Menurut dia, pada prinsipnya pemerintah akan tetap memberikan subsisi bagi rumah tangga kecil (R1). Bagi mereka yang mampu apalagi rumah tangga kaya dengan daya di atas 3.300 kilo volt amphere (KvA), maka tidak akan disubsisi. “Pengurangan subsidi dilakukan secara bertahap, agar tidak menimbulkan gejolak,” kata Purwono lagi.
Pengurangan subsidi listrik itu, menurut dia, sejalan dengan program pemerintah untuk menerkan subsidi energi baik listrik atau bahan bakar minyak (BBM) yang tahun 2009 sudah turun menjadi kisaran Rp75 triliun. “Dengan efisiensi subsidi listrik bagi konsumen mampu, diharapkan bisa mengurangi beban negara dalam memberikan subsidi,” kilah Purwono disela-sela paparan Kinerja Departemen ESDM dalam 100 Hari Kerja itu.
Pejabat karier sektor ESDM mengatakan, beban subsidi pemerintah dalam perlahan akan terus dikurangi, baik energi, pupuk, bibit pertanian dan lainnya. Perlahan, masyarakat akan diberlakukan harga keekonomiannya tapi secara perlahan. “Hanya orang-orang miskin dan tidak mampu yang oleh UU harus disubsidi. Bagi mereka itu, sampai 2015 mendatang tetap disubsidi. Caranya akan sangat selektif,” tukas Purwono.
Pemerintah hari ini, Presiden SBY meresmikan dua PLTU masing-masing di Labuhan Angin Sumatera Utara dan PLTU Labuhan, Banten. Kedua PLTU tersebut, menuut Purwono, akan terus memperkuat pasokan listrik ke konsumen. Keduanya tidak lagi menggunakan BBM, tapi gas atau batubara. “Ke depan, diharapkan beban subsidi terus menurun tapi keandalan pasokan listrik ke konsumen makin bagus,” tegas Dirjen LPE itu.***(hel)
|
|
Print |
Kirim Teman |
|
|
| |
|
| |
|
|
| |
| |
| |
|
|
|
All content © Copyright 1 Ramadhan 1425H JURNALNET.COM. Hak Cipta Dilindungi Undang-undang
Dilarang memperbanyak artikel yang termuat pada halaman JURNALNET.COM, tanpa seizin JURNALNET.COM.
Web Development PT. Internusa Sarana Perdana (Group)
|
|
|
|