|
|
-
-
-
-
-
-
-
-
-
|
|
-
-
-
-
-
-
-
-
|
|
-
-
-
-
-
-
-
|
|
|
|
|
| |
|
|
|
| |
Seni Budaya
Anugrah Hamdani, Jadi Dalang untuk Teruskan Keahlian Kakek
(20/04/2012 - 16:06 WIB)
Jurnalnet.com (Surabaya): Keberadaan dalang sekelas Ki Manteb Sudarsono telah mengharumkan nama Bangsa Indonesia. Tak salah jika, dalang menjadi salah satu corong budaya kesenian. Namun, kini profesi dalang sedikit memudar.
Ditengah posisi ‘tenggelam’, keberadaan seorang bocah bernama Anugrah Hamdani ibarat pencerahan dalang. siswa yang lahir di Surabaya, 1 Juli 2003 pertama kali unjuk kebolehan memainkan dalang pada saat acara Family Day di Sekolah Muhammadiyah 16 Surabaya. Kecekatan bocah yang akrab dipanggil Dani dalam memainkan wayang kulit mendapatkan acungan jempol bagi penonton yang melihat aksinya.
Dani belajar dalang pertama kali pada saat kenaikan kelas 2. Selama proses mendalami dalang, selain belajar dari ayah, Dani juga mendapatkan pelatihan dari seorang guru kesenian dari daerah Genteng Kali Surabaya.
Dani memilih menjadi dalang adalah meneruskan keahlian kakeknya bernama Suparjo. Dalam berlatih dalang, Dani sedikit susah karena ada dua faktor. “Antara ngomong dan mengendalikan wayang kulit saat dimainkan sangat susah,” katanya.
Bagi anak pasangan Djumadi-Mutmainah, profesi dalang minim peminatnya. “Banyak orang tidak suka melihat Wayang. Itu tergantung dari dalang memainkan wayang kulit bagus atau tidak,” tutur siswa yang duduk di Kelas 3 Sekolah Kretaif.
Dalam melakukan latihan dalang, Dani mempunyai hari khusus untuk berlatih yakni hari Minggu. “Dalang hanya melatih gerakan wayang kulit,” papar siswa yang tinggal dikawasan Sidosermo, Surabaya ini.
Sementara, Humas Sekolah Kratif Heru menyatakan sosok Dani merupakan anak berbakat, antusias dan di dukung penuh orang tuanya. “Dalam era sekarang sangat sedikit jumlahnya dalang cilik. Untuk itu, adanya Dani dapat memotivasi muncul dalang cilik lagi,” ujarnya. ***(LIH)
|
|
Print |
Kirim Teman |
|
|
| |
|
| |
|
|
| |
| |
| |
|
|
|
All content © Copyright 1 Ramadhan 1425H JURNALNET.COM. Hak Cipta Dilindungi Undang-undang
Dilarang memperbanyak artikel yang termuat pada halaman JURNALNET.COM, tanpa seizin JURNALNET.COM.
Web Development PT. Internusa Sarana Perdana (Group)
|
|
|
|